oleh

PDIP Minta Wacana Pembentukan Koopssusgab Tidak Dipersoalkan



SeputarNKRI

loading…

JAKARTA – Pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI diminta tidak perlu dipersoalkan. Pasalnya, Koopssusgab TNI dinilai untuk membuktikan bahwa negara tidak lemah dalam memberantas terorisme.

“Ambil message yang ingin disampaikan Pak Jokowi, yakni negara hadir dan berusaha untuk melawan dan memberantas terorisme dengan segala daya upaya. Kan harusnya diapresiasi, bukan dibuat polemik baru,” ujar Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan dihubungi wartawan, Kamis (17/5/2018).

Dia mengatakan, Presiden Jokowi sepakat agar revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dirampungkan secepatnya. Bahkan, kata dia, Presiden Jokowi mengultimatum akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Antiterorisme jika pada Juni 2018 nanti revisi undang-undang itu belum rampung juga.

Arteria berpandangan Presiden Jokowi pasang badan melawan terorisme dengan mengultimatum demikian. “Nah, kalau Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) itu kan dalam tatanan teknis implementatif sehingga tidak ada masalah. Dan mohon jangan dipandang atau ditafsirkan saling menegasikan dengan percepatan revisi UU Terorisme,” kata Anggota Komisi III DPR ini.

Sebab, lanjut dia, sifat Koopssusgab TNI hanya diperbantukan Polri dalam memberantas terorisme. “Teknisnya kan sudah bicara detail, sehingga juga jangan dipandang akan menegasikan BNPT, makanya sedang dibahas dan harusnya disupport,” jelasnya.

Menurut dia, semakin banyak pihak yang ikut membantu memberantas terorisme, maka akan semakin baik. “Enggak perlu dibuat polemik. Justru pembentukan Koopssusgab memperlihatkan bahwa negara hadir dan bahkan negara tidak lemah di dalam memberantas terorisme,” pungkasnya.

(kri)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz

News Feed