oleh

PKS: Mudik Eratkan Persaudaraan dan Kokohkan Persatuan



SeputarNKRI

loading…

JAKARTA – Pulang ke kampung halaman atau mudik menjadi fenomena tahunan di penghujung bulan Ramadhan. Dalam konteks kebangsaan, mudik dinilai bisa memperkokoh persatuan dan persaudaraan.

Pernyataan itu disampaikan anggota FPKS MPR Ahmad Zainuddin dalam Sosialisasi Empat Pilar di Matraman, Jakarta Timur, Senin 11 Juni 2018 malam.

Sosialisasi Empat Pilar meliputi sosialisasi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat.

Menurut Zainuddin, mudik bukan sekadar fenomena sosial biasa. Akan tetapi, menurutnya, mudik menjadi tradisi khas orang Indonesia sejak dahulu yang dapat mempererat persaudaraan dan mengokohkan persatuan.

“Mudik ini punya aspek sosial, politik dan ekonomi. Secara politik, mudik menjadi sarana berbagi dan mempererat persatuan,” ujar Zainuddin.

Dia mengatakan, fenomena mudik ada karena ada fenomena perantauan. Sementara orang Indonesia sejak dahulu suka merantau, bepergian jauh untuk mencari rezeki. Akhirnya mereka saling berbaur melalui perkawinan dengan suku lain di daerah rantau.

Lalu, lanjut dia, tiba saatnya mereka mudik kembali ke kampung halaman dengan hasil dan identitas baru.

Menurut dia, proses panjang inilah yang menjadi salah satu unsur pembentuk jalinan identitas kebangsaan Indonesia di kemudian hari. “Mudik juga bisa mencerminkan kebhinnekaan yang tunggal ika,” ujarnya.

(dam)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz

News Feed