oleh

Diburu Inter, Lukaku Serahkan Nasibnya Pada Setan Merah

SeputarNKRI –

loading…

MANCHESTER – Striker asal Belgia Romelu Lukaku tidak mau berspekulasi soal masa depannya di klub. Mantan pemain Everton itu menyerahkan masa depannya pada Manchester United. Lukaku menyerukan The Red Devils alias si Setan Merah untuk memutuskan masa depannya.

Lukaku tampil cemerlang saat membawa Belgia memetik kemenangan 3-0 atas Skotlandia pada penyisihan Grup I Kualifkasi Piala Eropa 2020 di Koning Boudewijnstadion, Rabu (12/6/2019) dini hari WIB. Belgia memuncaki klasemen dengan 12 poin hasil empat laga. Di bawahnya, Rusia (9 poin), Kazahkstan (6), Skotlanida (6), Siprus (3), dan San Marino (0).

Pemilik nama lengkap Romelu Menama Lukaku Bolingoli itu hanya mencetak 12 gol di Liga Primer musim lalu tetapi membawa catatan gol internasionalnya menjadi 48 gol. Lukaku mencetak dua gol menit ke-45 dan 57 dan dilengakpi Kevin De Bruyne (90).

Perwakilan Lukaku, Federico Pastorello, pernah mengatakan kepada Sky Sports News pada bulan April, bahwa masa depan Lukaku di United akan ditentukan pada akhir musim 2018/2019. Bebebrapa pekan ini, sejumlah laporan menghubungkannya Lukaku dengan Inter Milan.

Ditanya apakah dia akan tetap menjadi pemain Manchester United musim depan, Lukaku mengatakan: “Terserah klub.”

“Klub harus mengeluarkan pernyataan. Saya di sini bukan untuk menyebarkan rumor. Saya hanya memainkan sepak bola saya dan kami akan menerima pernyataan dari sana.”

Lukaku bergabung dengan United dari Everton pada tahun 2017 di bawah Jose Mourinho dalam kesepakatan senilai 75 juta pounds (Rp1,3 triliun) dan masih memiliki tiga tahun tersisa pada kontraknya di Old Trafford.

Namun, di bawah arahan Pelatih Ole Gunnar Solskjaer, Marcus Rashford menjadi striker pilihan pertama. Hal itu memicu spekulasi kepindahan striker berusia 26 tahun itu ke Inter.

Meski kerap menjadi pemain cadangan di United, Lukaku masih mencetak rata-rata satu gol setiap dua pertandingan.

Bahkan, rekan setim Lukaku di United, Scott McTominay, memujinya sebagai finisher “mematikan”. “Dia striker kelas dunia dan teman saya yang sangat baik,” kata McTominay. “Dia mematikan, jika dia mendapat kesempatan dia akan mengambilnya.”

(sha)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz

News Feed