oleh

“BESOK” Puncak Kemacetan Tol Cipali, Larangan Truk Melintas Dicabut

"BESOK" Puncak Kemacetan Tol Cipali, Larangan Truk Melintas Dicabut
SeputarNKRI | Peristiwa, CIREBON 
– Sehubungan akan dicabutnya larangan melintas pada truk angkutan barang dan kendaraan roda besar pada Jumat, 30 Juni 2017, PT Lintas Marga Sedaya (LMS) memprediksi volume kendaraan di Tol Cipali akan melonjak tajam.

Wakil Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS), Firdaus Azis mengungkapkan, berhubung akan dicabutnya larangan Kemenhub tentang truk angkutan barang dan kendaraan roda besar untuk melintas di jalan tol, kemungkinan besar lalu lintas di Tol Cipali akan semakin padat. Para pengemudi diminta lebih berhati-hati dan selalu menjaga jarak dengan kendaraan lainnya.

Firdaus menyebutkan, volume kendaraan di Tol Cipali khususnya kendaraan yang keluar masuk di GT Palimanan, Cirebon, pada H+3 mengalami peningkatan arus balik arah Jakarta, sebesar 59% dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, total volume kendaraan keluar dan masuk tol Cipali dari GT Palimanan naik sebesar 19% menjadi 76.119 unit dari Rabu pagi, yakni sebanyak 76.668 unit.

“Kendaraan balik ke arah Jakarta mendominasi di pintu masuk GT Palimanan utama sebanyak 51.879 unit atau naik 59%, dibandingkan hari sebelumnya yang hanya 32.523 unit. Sementara jumlah kendaraan yang menuju Cirebon menurun 22% menjadi 24.240 unit, setelah kemarin mencapai 31.178 unit,” paparnya, Kamis (29/6/2017).

Firdaus mengimbau para pengemudi memperhatikan laju kecepatan kendaraan tetap mematuhi batas kecepatan maksimal 100 km/jam, dan diharapkan tetap menjaga jarak aman sesuai kecepatan. Pengemudi juga diimbau berhati-hati saat melewati Km 92+300 B arah Jakarta karena ada pengalihan jalur, yaitu penutupan lajur 1 ke lajur 3 median (widening).

“Demi menjaga kelancaran, kami telah memasang rambu-rambu dan MWB/rubber cone sebagai petunjuk pengalihan jalur untuk para pengemudi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz

News Feed