oleh

Bos Milan Semangat Puji Ibra Setelah Cetak Sejarah di Serie A: Dia Sang Juara!

SeputarNKRI –

loading…

MILAN – Pelatih kepala AC Milan Stefano Pioli memuji Zlatan Ibrahimovic setelah bintang Rossoneri itu membuat sejarah emas di Serie A. Ibra membawa Milan menang 3-0 atas Cagliari pada laga pemungkas Serie A 2019/2020 di San Siro, Sabtu (1/8/202) malam waktu lokal atau Minggu (2/8/2020) dini hari WIB.

Ibra menyumbang satu gol di laga tersebut pada menit ke-55. Di babak pertama, Ibra mendapat peluang mencetak gol, namun tendangan penalti menit ke-44 berhasil dimentahkan kiper Cagliari Alessio Cragno.

Tambahan satu gol, Ibra yang berusia 38 tahun dan 302 hari, tercatat sebagai pemain tertua yang mencetak 10 gol atau lebih dalam satu musim Serie A. Ibra mencetak 10 gol gol hanya dalam 18 penampilan sejak bergabung kembali dengan Milan dari klub MLS LA Galaxy pada Januari 2020. (Baca juga: Hasil Lengkap Pertandingan dan Klasemen Serie A, Minggu (2/8/2020)).

“Jangan bilang dia yang tertua yang mencetak 10 gol di Serie A. Dia adalah juara dalam segala hal yang dilakukannya. Dia telah memberikan kontribusi yang sangat penting. Peningkatan kami berjalan seiring, secara individu dan kolektif,” puji Pioli lewat MilanTV.

Milan sedang dalam negosiasi dengan Ibrahimovic mengenai kontrak baru. Kontrak Rossoneri dengan mantan pemain Barcelona, Manchester United, Paris Saint-Germain itu hanya sampai akhir tahun dan akan segera berakhir. (Baca juga: Sah, Ciro Immobile Masuk Buku Sejarah Pencetak Gol Terbanyak di Serie A).

Direktur Milan Paolo Maldini kepada Sky Sport Italia jyga tak mengenyampingkan peran Ibra dalam kemajuan Rossoneri. “Kami telah membangun sesuatu di musim ini dan itu harus konsisten. Jadi musim depan akan berusaha membangun apa yang sudah kami lakukan,” ujar Maldini.

“Dalam semua kejujuran, Zlatan adalah bagian dari proyek ini. Ini bukan negosiasi yang mudah, tetapi kami sepenuhnya berniat mempertahankannya bersama kami. Kami memiliki banyak pemain muda yang dapat tumbuh secara eksponensial bersama Ibra di sisi mereka.” (Baca juga: Penyesalan Lampard, Puas Diri Membunuh Chelsea).

“Kita mungkin memiliki cara berbeda untuk mencapai tujuan kita, tetapi kita membutuhkan visi umum yang sama tentang di mana kita ingin berakhir, kalau tidak, saya mungkin tidak akan berada di sini.”

(sha)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz

News Feed