oleh

Tertangkap Selingkuh, Suami Bunuh Istri Dan Selingkuhannya Di Ranjang

Tertangkap Selingkuh, Suami Bunuh Istri Dan Selingkuhannya Di Ranjang
SeputarNKRI | Peristiwa
– Berakhir sudah pelarian Saiman (55), setelah ditangkap tim Buser Polres Mojokerto di Sampang, Madura, Senin (21/8) malam. Dia diringkus setelah membunuh istrinya, Komariyah (44) dan kekasihnya Ahmad Wiyono (50).

Pembunuhan itu terjadi saat keduanya tengah asyik tidur di kediaman Komariyah di Dusun Tambak Suruh, Desa Tambak Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (21/8). Aksi sadis Saiman dipicu api cemburu setelah mengetahui Komariyah berhubungan dan Wiyono.

Hubungan rumah tangga Saiman dan Komariyah yang terjalin sejak enam tahun silam tengah menggantung. Karena persoalan rumah tangga, keduanya sudah lama pisah ranjang. Saiman selama ini bekerja sebagai tukang becak di Surabaya. Namun keduanya belum bercerai.

“Dikatakan pisah ranjang ya, gimana ya, soalanya Pak Saiman kadang kadang pulang menemui istrinya. Keduanya sudah saya ingatkan, tidak bisa nikah siri karena belum resmi cerai. Tapi sejak beberapa hari terakhir, malah tinggal serumah. Trus tadi tahu tahu terjadi peristiwa ini,” kata ketua RT 03, RW 06, Desa Tambak Agung Slamet Hariyadi.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, pelaku mengaku pembantaian ini sebelumnya sudah disiapkan dari tempat kerjanya di Surabaya, termasuk celurit yang dipakai untuk menghabisi korban. Dari Surabaya, pelaku naik bus antar kota kemudian dari Terminal Mojokerto, naik ojek ke rumah korban.

“Tidak ada pelaku lainnya. Pelaku sendirian naik angkutan umum, kemudian di Terminal Mojokerto ganti naik ojek ke rumah korban. Setelah melakukan pembunuhan pergi naik angkutan umum lagi,” ujar Leo.

Pelaku nekat menghabisi istri dan selingkuhanya lantaran cemburu. Pelaku tidak terima istrinya bersama lelaki lain karena tidak merasa bercerai dengan istrinya.

Saiman mengaku tidak kenal dengan lelaki yang bersama istrinya. Usai menghabisi keduanya, di hadapan polisi Saiman mengaku tidak menyesal melakukan pembunuhan itu karena kesal dengan istrinya.

“Istri saya bu Komariyah pernah mendatangi saya di Surabaya (tempat kerja pelaku) minta uang, lalu saya bilang, saya mau pulang ke Madura, setelah kembali saya minta ke sini lagi. Tapi saya tunggu-tunggu tidak datang. Pas saya pulang ke Mojokerto, tidak ada, kata adik mertua saya, istri saya sudah nikah dengan lelaki lain. Saya tidak terima,” ucap Saiman. [gil]

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz

News Feed